Sebuah pesan menyebar di beberapa grup WhatsApp. Isinya seperti sebuah laporan dari Direktur Intelkam Polda Jawa Barat kepada Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri.

Berikut pesan tersebut:

KABAINTELKAM

Dari. : DIR IK JABAR

Perihal : REN AKSI 313

tembusan. :
1.KAPOLDA JABAR
2.WAKAPOLDA JABAR
3.DIR POLITIK BIK
4.DIR SOSBUD BIK
5.KAROOPS POLDA JABAR

Selamat pagi, mhn ijin melaporkan hsl pulbaket RENAKSI Pergerakan massa 313 Tahun 2017 sbb :

1. pada hr Minggu 26 Maret 2017 bertempat di Markas Syariah Megamendung Bogor telah dilakukan pertemuan beberapa Tokoh GNPF-MUI & membahas Rencana Aksi 313.

2. Pertemuan dipimpin oleh M. Rizieq Shihab dengan hasil / setting Aksi disepakati :

a. Seluruh jajaran FPI agar menggerakan massa element Islam tapi dalam Aksi nanti atribut FPI jangan muncul, yg muncul harus FUI.

b. Rapat Persiapan & Pelaksanaannya aksi 313 nanti seluruh element bisa koordinasi ke Markas Syariah Megamendung (M. Rizieq Shihab) & Al Dzikra – Bogor (Arifin Ilham).

c. Kerahkan massa sebanyak”nya mulai hari Kamis – Jumat : 30 – 31 Maret 2017 untuk menduduki Gedung DPR-RI dengan tuntutan “Penjarakan Ahok”.

d. Untuk mengelabui Intel, sebarkan issu Longmarch tapi target sebenarnya massa Aksi Bergeser ke seluruh TPS & melakukan Razia thdp “Pemilih Gelap”.

e. Targetnya Ahok harus kalah & dipenjarakan.

f. Pergerakan massa aksi dari JABAR harus lebih banyak & dibicarakan dengan Arifin Ilham, Aa Gym & Husni Thamrin.

3. Diluar Rencana Aksi, M. Rizieq Shihab meminta Kuasa Hukum GNPF-MUI (M. Kapitra Ampera) supaya mengambil semua Barang Bukti kasus M. RIzieq Shihab yg ada di semua Penyidik Polri melalui bantuan Pak WIRANTO.

ANALISA
Rencana aksi 313 akan memangfaatkan semua potensi masa dgn melalui medsos dan DPC FPI serta simpatisannya di bbrp Wilayah khususnya DKI dan JABAR.

bertepatan dgn tgl tsb diperoleh informasi bhw BEM seluruh Indonesia pd tgl 30 sd 31 akan melaksanakan unras ke DPR/ MPR RI (MSH KITA DALAMI) terkait mslh kss korupsi E KTP, apabila hal tsb terjadi maka kemungkinan akan ada dua masa yg tikpul bersamaan waktu dan tempat.

Prediksi
Kegiatan 313 bila terlaksana akan menyebabkan potensi guan kamtibmas dan potensi konflik pro dan kontra serta jmlh masa dari dua kepentingan.

Catatan :

1. Timsus Intelkam Polda Jabar harus mulai focus pada giat Deteksi Aksi thp Pergerakan 313 di Markas Syariah, Al-Dzkra, Daarut Tauhid & API Jabar termasuk element penggerak FPI Wilayah Jabar.

2. UPAYA kontra dilapangan, IT & Medsos jjran intelijen untuk mencegah mobilisasi massa aksi ke Jakarta.

3. CB kontra seluruh jajaran Polres wilayah Jabar seperti yg selama ini dilakukan masih dinilai efektif & dapat digunakan untuk hadapi rencana Aksi 313.

4.laks gal dan koords satfung scr terpadu

5. Koords Polda Metro serta serta laks Vicon jjran intel polda jabar

Demikian sementara kami laporkan.

Wassalam.

__________

Kalau menelisik dari tata bahasa yang digunakan di dalam pesan tersebut, nampak bahwa si penulis/pengirim pesan terbiasa dengan kata-kata dan akronim untuk melaporkan soal keamanan. Bisa saja pesan tersebut memang merupakan copy dari laporan intelijen Polri.

Pantauan Lapangan

Dari hasil pantauan kami, faktanya Mabes Polri mulai menyiagakan ribuan personel untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama unjuk rasa 313. Ratusan personel dari luar daerah pun ikut dikerahkan termasuk dari Polda Jateng.

Direktorat Sabhara Polda Jateng memastikan mengirimkan 100 personel atau satu kompi Perintis ke Jakarta untuk bergabung dengan personel Polda Metro Jaya.

Direktur Sabhara Polda Jateng, Kombes Tetra Megayanto, mengatakan apel gelar pasukan dan pengiriman personel sudah dilaksanakan kemarin. “Tadi pagi (kemarin) sudah apel gelar pasukan yang diberangkatkan ke Jakarta,” kata Tetra.

100 personel ini diberangkatkan dari markas Direktorat Sabhara Polda Jateng di Mijen. Mereka menggunakan kendaraan dinas, para personel ini dilepas oleh Tetra. “Sabhara merupakan garda terdepan dan tulang punggung Polri. Hindari hal-hal berbau kekerasan. Kedepankan pendekatan humanis selama berdinas di Jakarta,” pesan dia.

Sementara itu, Direktur Intelijen dan Keamanan Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Merdisyam menjelaskan, pihaknya mulai menganalisis dan mendata jumlah massa yang kemungkinan akan mengikuti rencana aksi ini.

Merdisyam juga menjelaskan, sudah mulai mendeteksi jumlah massa yang kemungkinan akan menghadiri aksi tersebut.

“Iya sudah. Dengan adanya media sosial, kan ada media sosial itu kan ya. Lagi kami data jumlah massanya,” ujar Merdisyam.

Sementara itu koordinator lapangan aksi FUI Ustaz Bernard Abdul Jabbar mengatakan, “Ada sepuluh ribuan dari berbagai ormas yang tergabung dalam FUI,” katanya.

“Yang terpenting kegiatan ini untuk ibadah, tidak disusupi agenda Pilkada. Nanti ada kalau sudah lari ke Pilkada tentu ada konsekuensinya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (29/3/2017).

Polda Metro Jaya telah membuat perencanaan pengamanan untuk aksi tersebut. Pihak kepolisian juga sudah mempersiapkan langkah-langkah antisipasi apabila massa aksi bertindak anarkis.

Benarkah Laporan Intelijen Bocor?

Jika pembaca melihat ada korelasinya antara pesan intel yang tersebar di WA dengan fakta lapangan saat ini, bisa jadi laporan intel itu bocor atau sengaja dibocorkan. Pihak intelijen memilih melakukan open inteligent, yaitu laporan sengaja dibocorkan sebagai bagian untuk mengantisipasi kerusuhan yang tidak diinginkan. Harapanya dengan bocornya laporan intel tersebut, akan membuat massa yang berniat untuk aksi menjadi berpikir sekian kali kalau mau bertindak anarkis.

Iklan